Friday, January 22, 2010

Cahaya Cahaya Lampu di Jalan

Curhat ko di blog. Ya dibaca sejuta umat lah. Hahah. Eh tapi gpp deng, kadang tanpa disadari dalam setiap diri manusia pasti ada rasa pengen "ditengok" sama orang lain. Mangkanya facebook laris. -_-

Anyway.. Senang sekali berkumpul dengan orang-orang yang pernah mengisi hari-hari kita selama beberapa tahun. Banyak cerita yang dibahas, yang emang cuma kita-kita aja yang ngerti. Update kabar baru, si ini gimana, si itu begitu. Lucu banget.

Pas perjalanan pulang di taksi tadi, gue dapet satu preposisi *apeu, atau apalah itu namanya:

"Jangan berharap orang lain bersikap seperti apa yang kita harapkan, lebih baik belajar menerima orang lain apa adanya".

=P

Sebenernya itu yang sering diajarin sama bokap. Kalau ditarik lebih jauh, bisa disimpulkan dalam satu kata: BERSYUKUR. Tapi dasar keras kepala, dengan sok iye-nya gue ga percaya sama kata-kata dia.

Selama ini kita selalu ngerasa kurang ini, kurang itu. Kok si ini gini, kok si ini gitu. Coba kalau dipikir-pikir lagi.. Hey, that's life! Like it or not, we have to face it. Dan simple aja: Hadapi, atau Sudahi. Idup nih udah rumit banget, ngapain kita persulit. Ketika kita berada di titik tersulit, disitulah mata kita terbuka. Jadi bisa ngeliat semuanya dengan jelas, baik buruknya.

Menghela nafas, berpikir panjang, untuk jangka waktu yang (semoga saja) masih panjang itu perlu. Semoga kita semua nantinya akan mendapatkan apapun yang kita inginkan dalam hidup ini. Amin.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...