Saturday, June 28, 2014

Sensasi Makan di KINTAN Japanese Yakiniku Restaurant

Hi all!!

Hmm.. udah weekend aja nih! Besok sudah mulai puasa lagi bagi yang menjalankan. Jadi saya mau mengucapkan mohon maaf lahir batin dulu yaa.. Semoga kita semua selalu kuat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini.

Anyway.. Buat kamu yang lagi nyari tempat makan yang oke, buat lunch ataupun dinner bareng keluarga atau teman-teman sebelum puasa, kamu harus cobain restoran yang satu ini, KINTAN.

Sedikit perkenalan.. Setelah sukses membawa dan memperkenalkan masakan Jepang di Amerika dan Eropa, Dining Innovation Group mencoba untuk memperluas bisnis mereka di Jakarta dengan membuka KINTAN dan SHABURI Restaurant di awal May 2014. Pembukaan kedua restoran tersebut menunjukkan kalau Dining Innovation Group siap berkompetisi dengan restoran-restoran Jepang lainnya di Indonesia.

Mengapa namanya KINTAN? KIN itu berarti dari Gold, sedangkan TAN berasal dari Tounge (Lidah). Jadi para pengunjung diharapkan bisa merasakan cita rasa yang bernilai setinggi emas di restauran ini.

Beruntung, Sabtu lalu saya dapat kesempatan dari BBlog Indonesia untuk mencoba menu di KINTAN Restaurant ini bersama beberapa blogger lainnya.

Saya dengan the talented lady, Dinda PS (visit her blog!), selfie dulu sebelum makan! ^^
Menu utama di KINTAN Restaurant ini adalah Yakiniku. Siapa sih yang ngga tau Yakiniku? Makanan khas Jepang ini sudah sangat populer di negara kita, terutama di Jakarta. Yakiniku disajikan dengan cara dipanggang di atas api seperti barbecue dengan menggunakan "Ami".

Penjelasan tentang KINTAN Restaurant oleh Chef-nya yang berasal dari Jepang (he's so good looking, isn't he? He.. he..)
Bahan utama dari yakiniku itu sendiri adalah potongan daging sapi, ayam ataupun seafood yang dicelupkan ke niku tare sauce. Untuk memperkuat rasa Yakiniku-nya, KINTAN Restaurant menyediakan 3 macam sauce: Spicy Miso Sauce, Lemon Sauce dan Addictive Free Soy Sauce. Berikut penampakannya dari kiri ke kanan:
Selain itu kita juga diberi aneka olahan sayuran sebagai pelengkap. Saya lupa bahan-bahannya apa, tapi dari fotonya kamu pasti bisa nebak kan!? ^^ Rasanya gurih, seperti Kimchi.
KINTAN juga menawarkan cara baru untuk menyantap Yakiniku, sesuai dengan negara asalnya. Pengunjung bisa memasak Yakiniku sendiri di masing-masing meja. Level apinya juga bisa diatur sesuai dengan keinginan kita. Berikut penampakan mejanya, kali ini kita duduk ber-6 dalam 1 meja! Haha..
Kiri ke kanan: Lidya - Me - Dinda - Sasya - Hanna - Tia
Hal yang paling penting bagi restoran Yakiniku dan Shabu-Shabu adalah kualitas dari dagingnya itu sendiri. Itulah mengapa KINTAN selalu menyediakan daging berkualitas premium. Selain itu, KINTAN juga berkomitmen untuk menyediakan makanan yang sehat dan bergizi melalui bahan-bahannya yang selalu segar dan diproses secara higienis setiap hari.

Berikut salah satu menu yang disajikan, Manpuku Yakiniku:
Pas menu ini disajikan di meja, mata saya ga bisa berenti drolling XD OMG!! So many MEATS!!! Jujur saya ga begitu suka makan daging merah. Tapi ngeliat bentukannya pas belum dimasak aja udah bikin ngiler... =D

Sebenernya selain disajikan dengan sauce dan sayuran berbumbu, kita juga mendapatkan semangkuk salad yang saya lupa foto karena keasyikan nonton Chefnya demo.. Hahah.. Yup, chef-nya yang berasal dari Jepang asli itu menunjukan cara masak Yakiniku yang baik dan benar dulu, supaya kita bisa benar-benar menyantapnya dengan enak.. Jadi, dagingnya harus dibakar hingga kurang lebih 60%, supaya teksturnya masih juicy. Tau dari mana udah 60% matang? Pas udah mulai keliatan cairan merah menyembul di atas dagingnya, saatnya dibalik! 
Setelah itu, daging langsung diangkat dan dicelupkan ke sauce yang kita sukai.

Oh iya, KINTAN juga menyediakan Wagyu berkualitas asli dari Jepang. Chef juga sempat memasak Wagyu ini dan menyajikannya untuk kita. Rasanya? OISHIIII!!!! ^^
Satu lagi menu andalan di KINTAN Resaturant, Surprised Hormon. Sesuai dengan namanya, menu ini bikin saya terpana! Disajikan dalam mangkuk kecil, ketika diangkat keluar, blarrrr.... terburailah isinya... T_T Chef juga menunjukkan cara masaknya yang benar.. 
Waktu masaknya lebih lama dibanding memasak daging. Hormon ini dipanggang dengan api sedang bagian bawahnya yang basah terlebih dahulu supaya api tidak menyambar2. Lalu diletakan secara melingkar di atas Ami. Setelah agak matang (menjadi gepeng dan pipih), hormon ini digunting seukuran yang wajar untuk dimakan. Dipanggang lagi hingga lebih matang. Setelah itu Surprised Hormon siap disantap! Saran saya, disantapnya pas masih panas ya.. ^^
Nah... Sekarang giliran kita-kita nyoba masak di meja masing-masing! Karena saya terlalu antusias, saya panggang beberapa daging sekalian, jadi makannya enak ga keputus-putus, hehe.. Beginilah penampakan panggangan saya:
Oh iya btw, disini kita dikasih penjepit daging yang bernama "Tong". Jadi lebih aman digunakan untuk memanggang Yakiniku dibandingkan menggunakan sumpit biasa:
Can I use this to pluck my eyebrows? Hehe.. *kidding

Tong ini biasanya hanya ada di restoran-restoran premium. Desainnya membuat ujung alat ini tidak menyentuh meja, sehingga tetap higienis!
Akhirnyaa... daging-daging yang saya panggang matang juga. Saya kurang tau apakah ini terlalu matang atau pas:
SELAMAT MAKAAAN!!! ^^
Karena saya suka pedas, daging pertama saya coba celupkan ke Spicy Miso Sauce, which is.. ga terlalu pedas di lidah saya! Haha.. Disamping tingkat kematangannya yang sudah pas atau belum, rasanya enaaak banget! Dagingnya empuk, dan bumbunya pas, meskipun ga pake sauce juga rasa dagingnya enak!!

Next.. Lidah!
Sesuai dengan pentujuk Chef, saya coba memakannya dengan Lemon Sauce. Hmmm... agak alot sih, kayaknya saya manggangnya agak kurang matang, atau malah terlalu matang? Harusnya saya nanya sih ke Chefnya, tapi berhubung gragas, langsung saya telen aja. Nah, enaknya di KINTAN ini kamu boleh tanya-tanya ke waiter-nya kalau kamu bingung. Tapi jangan sampe dimasakin semua sama waiternya ya! Percuma dong kamu ke sini, karena justru sensasinya terletak di experience kamu masak sendiri itu.. =D

Next.. bagian yang paling mendebarkan, masak Surprised Hormon!!!
Bukan.. bukan saya sih yang masak. Tepatnya perempuan pemberani di samping saya, Dinda PS, yang perjuangannya masak Hormon patut diacungi jempol!! Hahah... Liat tuh mukanya Sasyachi ngeliatin Hormon.. XD

Jadi pas masak Hormon ini, apinya nyambar2 banget, karena bumbu cairnya netes-netes ke api. Agak horor tapi seru!!

Btw, tray panggangan atau Ami-nya boleh minta diganti loh kalau sudah mulai menghitam. Tinggal bilang ke waiternya aja.

Pas semua makanan sudah habis, kita dikasih dessert vanilla ice cream.. Abis panas-panasan makan ice cream itu rasanya... Maknyuz!
So, overall.. saya puas makan di sini! Dengan interior yang didominasi kayu berwarna warm, tempat ini sangat nyaman dan patut dicoba! Kualitas bahan-bahannya juga bisa dirasakan langsung di lidah, rasa ga pernah bohong deh! *Kayak jargon iklan apaa gitu ya.. Pelayanannya juga ramah dan sigap. Harganya juga surprisingly cukup terjangkau loh!! Berkisar antara IDR 80,000 hingga IDR 400,000++ Berikut harga menu-menu yang saya coba di atas:
- Manpuku Yakiniku Set 1 Pax (5 kinds of meat + kimchi + salad + rice + dessert) IDR 150,000
- Wagyu Hamideru Kalbi IDR 160,000
- Surprised Hormon IDR 59,000
Masih banyak menu lain juga, termasuk Salad, Ramen dan Bibimbap.


Penasaran kan? Udah ga sabar pengen cobain juga? Langsung aja dateng ke:

Open everyday 10 AM - 10 PM
Pacific Place Lantai 5
Jalan Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
021 57973250
Facebook: kintanJKT

Me with the Chefs
 
Terima kasih banyak KINTAN Restaurant dan BBlog Indonesia!
I am a happy customer!
I will visit this place again soon! ^^


*Acara ini diselenggarakan atas kerjasama antara BBlog dan KINTAN Restaurant.

2 comments:

turiscantik.com said...

chefnya guangteeengg hehehehe sebagai pecinta makanan jepang saya harus coba neh kayaknya ;)

carryna pratiwi said...

Iyaaa dear mesti coba!! ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...